1 Apr 2010

SMS Spam

Dulu kita terkagum – kagum dengan tekhnologi SMS yang telah menggusur habis “pager” dan “telegram”. Namun kini, dengan maraknya HP yang bisa Facebook, Tweeter, Myspace, YM (Yahoo Messanger), dll, sepatutnya kita mengatakan “SMS adalah cara berkomunikasi mobile yang primitif, miskin fitur, dan dijalankan oleh operator yang gemar spamming. Sudah seharusnya SMS punah, tapi kapan?

Disaat pemilik jejaring sosial seperti Myspace dan facebook rajin menggiring para spammer ke meja hijau dengan nilai tuntutan hingga ratusan juta dolar, para operator seluler di Indonesia malah rajin menyepam pengguna jaringgannya sendiri dengan pesan – pesan iklan SMS.

Dibandingkan dengan para operator layanan lain yang pernah saya pakai, seperti telepon rumah, Satellite TV, penyeranta (pager), ISP, atau web hosting, hanya operator selularlah yang paling berani membombardir pelangganannya dengan pesan iklan hambpir setiap hari. Tanpa memberitahu cara berhenti, bahkan tanpa mau berhenti walau sudah diminta.

“Sampai akhir tahun 2009, trafik SMS tidak sedikit pun menunjukkan tren penurunan” menurut  hasil survey di salah satu majalah komputer Indonesia.

Kini setiap anda mengecek pulsa, mengirim 1 – 2 SMS, atau melakukan panggilan, harap maklum kalau dibalas dengan embel – embel iklan. Selain menawarkan layanan miliknya sendiri seperti RBT (Ring Back Tone), konten lain, atau lelang – lelangan, operator selular pun ditengarai sering menjual database pelanggannya kepada pihak ketiga agar si pihak ketiga dapat beriklan ke para pengguna selular berdasarkan kota/daerah, komunitas, atau atribut lain. Kelakuan seperti ini sudah mirip sekali spammer.

Sebetulnya bukan di Indonesia saja, namun di luar negeri kontrol hukum dan tingkat edukasi yang lebih tinggi, serta tingkat toleransi pengguna yang lebih rendah terhadap spam, membuat sepak terjang operator lebih terbatasi. Begitu mengirim sebuah spam, operator di Denmark langsung kena denda beberapa miliar. Di Amerika sebagian operator membebebani penerima SMS dengan biaya pengiriman, hingga setiap pesan yang tak diinginkan yang diterima pengguna tentu akan menimbulkan reaksi alergi yang lebih dahsyat.

Pasti anda pernah mengalami, ketika sedang duduk santai atau bahkan sedang pulas tidur siang. Tiba – tiba HP bunyi, memberitahu anda ada SMS masuk. Spontan anda terbangun atau dengan malas bangkit dari tempat tidur menuju ke tempat HP tersimpan. Betapa jengkelnya anda ketika isi SMS-nya adalah tawaran mengikuti kuis berhadiah ratusan juta atau sekedar menawarkan RBT yang baru launching.

Kapan kita bisa menuntut operator selular seperti yang terjadi di luar negeri?

 

Terima kasih telah berkunjung.
Info:
Daftar Satellite dan Channel bisa di lihat disini
Update harga Receiver dan lainnya bisa dicek disini
Terkait...



On Facebook



1 komentar:

MostWanted mengatakan...

setuju bang, sebel juga tiap hari di kasi sampah operator. komplein ke operator malah bilang "mohon maaf" ini dan itu lah... sebel!!! yg paling bikin mau muntah darah, liat iklan2 operator seluler di tv, hueeekkk cyhuuhhh... najis, isinya perut babi busuk.... alamak, sory bang, saking jengkelnya aku ini sampe nulis di sini hehehehe