20 Okt 2011

Anggapan salah tentang Parabola

Dulu, antara tahun 80 - 90 parabola hanya dimiliki oleh kalangan tertentu saja. Apalagi di jaman TV Swasta belum mengudara secara nasional. Saya termasuk yang sangat memimpikan untuk memilikinya. Kini, saat TV Nasional bisa diterima hampir di seluruh pelosok Indonesia, keberadaan parabola masih tetap eksis. Khususnya di daerah - daerah terpencil atau daerah perbukitan yang tidak bisa menangkap siaran TV dengan baik.

Minat terhadap parabola digital di Batam bisa dibilang rendah, kalah jauh dengan pengguna TV satelit berlangganan dan TV kabel. Selain makan tempat, mahal, settingannya juga susah. " Minimal harus keluar uang 50,000 untuk setting ulang oleh tekhnisi" kata teman yang pernah punya Parabola digital.

Batam  termasuk daerah yang bisa menerima semua channel TV nasional dengan baik ditambah beberapa siaran TV dari negera tetangga, Singapura dan Malaysia, total lebih dari 20 channel UHF baik yang analog maupun digital. Itulah sebabnya penggunaan Parabola di Batam dan kota besar lainnya tidak begitu banyak, jika dibandingkan dengan jenis penerima siaran TV lainnya (antena UHF/VH, TV berlangganan, dan TV kabel).

Kebanyakan orang beralasan: parabola  itu  makan tempat, settingannya rumit, mahal,  apa yang mau ditonton? tidak ada channel yang istimewa.

Menurut saya salah semua ...

Makan tempat
Sesempit apapun gang rumah, bisa diatasi dengan memasangnya di atas atap.

Settingannya rumit  
Sering - seringlah mampir ke blog ini, tinggalkan komentar, Insya Allah saya bantu. Saya juga belajar parabola dari internet. Bergabunglah di Forum Satellite (Forsat), gali semua informasi tentang parabola di sana. Komputer yang lebih rumit saja bisa anda pakai, kenapa tidak dengan parabola?

Mahal
Siapa bilang? Lima tahun yang lalu saya beli satu set parabola dengan harga -/+ 1,3 juta. Sampai sekarang kondisinya masih ok. Positionernya saja yang rusak dan tidak bisa diperbaiki. Pertanyaan saya, berapa kali anda mengganti antena UHF selama 5 tahun? Mungkin tidak sebanyak 1,3 juta ... tapi dengan kualitas gambar dan jumlah siaran yang bisa diterima, pasti anda setuju kalau saya bilang harga parabola itu murah.  Baca post ini: Daftar harga parabola. Harga parabola kini jauh lebih murah

Apa yang mau ditonton?
Apa acara favorit anda? film barat, film china, film korea, film jepang, film dewasa, film anak - anak, berita, olah raga, pendidikan, dll ... semua ada di Parabola. Gratis, tidak ada biaya bulanan. Sebaiknya baca post ini juga :  alasan membeli parabola.

++ Jika anda pemilik LCD TV atau LED TV, rugi jika hanya menggunakan antena UHF atau TV kabel antar RW/kampung. Cepetan beli parabola!! ... Apalagi pakai receiver yang support HD ... Siaran TV serasa DVD.
Terima kasih telah berkunjung.
Info:
Daftar Satellite dan Channel bisa di lihat disini
Update harga Receiver dan lainnya bisa dicek disini
Terkait...



On Facebook



8 komentar:

Unknown mengatakan...

bos, kalo parabola yang berbayar,
bisa jadi gratis ga kalo receiver nya kita ganti dengan receiver yang ga berbayar,
(telkomvision, indovision, dll,

Mufid mengatakan...

Nggak bisa Bos.
Nangkap sinyalnya bisa, gede lagi ... tapi tetap gelap siarannya.

eka.sunrise mengatakan...

saya baru pindah. sebelumnya semua siaran tv indonesia dapat, tapi setelah dipasasang ditempat baru, hanya dapat 3 chanel. TPI, SCTV dan TVONE, bagaimana solusinya?

Anonim mengatakan...

boz, mau tanya " gimana cara biar siaran yang diacak bsa dinormalkan kembali " ?

Anonim mengatakan...

Ikutan mampir di blognya bro ^_^
mantep......
salam dari Manado.

The Awang Clan mengatakan...

Saya punya hotel melati, bisakah satu parabola dipakai 20 TV dengan siaran yg berbeda? Bagaimana caranya?

Anonim mengatakan...

bos..bongkar pasang (pindahin) parabola, hubungi siapa bos.??tks

Clemen Aristo mengatakan...

tp kalau pakai parabola siaran live bola biasanya diacak sementara yang pake uhf ngak diacak